Admob

Cara Riset Keyword Play Store Untuk Pembuatan Aplikasi Android

Keyword menjadi faktor penentu utama jika kita mengandalkan pencarian organik karena keyword akan berhadapan langsung dengan mesin pencari. Dengan menargetkan keyword yang benar, maka aplikasi kita akan mudah ditemukan di pencarian play store. Untuk penggunaan keyword dapat dilihat di materi optimasi pencarian aplikasi Android dengan ASO.

Akan tetapi sebelum kita menerapkan teknik ASO, kita harus tau terlebih ahulu bagaimana mencari keyword atau kata kunci yang benar.

Jenis Keyword Untuk Aplikasi

Saya membaginya menjadi tiga jenis aplikasi yang dapat kita buat, yaitu evergreen, event , dan trending/viral. Tiap jenis aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saya akan coba jelaskan di bawah ini.

Evergreen

Jenis aplikasi evergreen adalah aplikasi yang akan dicari sepanjang masa. Jenis aplikasi ini tidak akan termakan jaman. Untuk mempermudah saya akan coba berikan contoh.

Contohnya yaitu aplikasi resep. Orang-orang, wanita khususnya pasti akan mencari kata kunci ini dari waktu ke waktu. Waktu saya kecil dulu, ibu saya mencari resep. Dan sekarang saat saya sudah menikah, giliran istri saya yang mencari resep. Contoh lainnya : aplikasi diet, aplikasi kehamilan, aplikasi quran digital, home decor, aplikasi how-to dll.

Sumber Gambar: Unsplash

Kekurangannya yaitu tingkat persaingan tinggi dan untuk mendapatkan user install cukup sulit karena aplikasi kita setidaknya harus ada di pencarian atas. Meskipun begitu kelebihannya yaitu pencarian aplikasi akan cenderung stabil.

Untuk dapat menghasilkan pendapatan, aplikasi ini cenderung lama. Akan tetapi jika sudah jadi, revenue cenderung stabil. Anggap saja sebagai aset jangka panjang dan investasi digital.

Event

Untuk mencari keyword ini sangat mudah yaitu dengan acuan kalender liburan. Misal waktu bulan ramadan, maka buatlah aplikasi yang merujuk ke sana seperti jadwal imsak, doa-doa, dll.

Kekurangan nya yaitu ketika event habis, maka user active akan berkurang drastis. Tapi worth it untuk mencari cuan karena untuk mendapatkan user install tidaklah sulit.

Trending / Viral

Jenis aplikasi ini yang biasanya banyak diperbincangkan orang. Jenis aplikasi ini akan mendapatkan user install secara cepat ketika sudah mencapai tipping point nya. Kita dapat menciptakan keyword tersendiri, melihat fenomena di lingkungan, atau juga dapat mengadopsi aplikasi lain yang sedang trending.

Contoh aplikasi yang dibuat dengan keyword sendiri yaitu Angry Bird. Biasanya jenis aplikasi ini menjadi viral karena ada sisi unik di dalamnya. Angry bird memiliki gameplay yang unik, karakter yang unik, dan juga adiktif.

Contoh lainnya yaitu Face Changer yang saat ini sudah didownload lebih dari 10 juta pengguna. Nilai uniknya yaitu kita dapat menukar wajah kita dengan wajah orang lain.

Contoh aplikasi yang dibuat dengan melihat fenomena di lingkungan yaitu Tahu Bulat. Untuk membuat aplikasi ini harus cepat karena ketika hanya akan laris ketika itu saja.

Contoh aplikasi yang dibuat dengan melihat aplikasi lain yaitu dengan melakukan riset keyword di play store yang akan kita pelajari di sini.

Hindari Aplikasi Jenis Ini

Adapun aplikasi-aplikasi yang tingkat pencariannya sangat tinggi, akan tetapi hindari aplikasi jenis ini karena akan melanggar kebijakan play store.

  1. Music downloader. Aplikasi dilarang karena cenderung melanggar hak cipta.
  2. Streaming Film. Jelas-jelas melanggar hak cipta.
  3. Gambling atau perjudian. Melanggar kebijakan negara, meskipun begitu ada pula negara yang melegalkan.
  4. Porn. Nggak usah dijelasin, sudah jelas dilarang

Meskipun melanggar dan jelas-jelas dilarang, akan tetapi tetap saja ada aplikasi yang masih bisa lolos di play store. Entah bagaimana caranya.

Tools Untuk Mencari Keyword Aplikasi

Pada dasarnya kita dapat mencari keyword menggunakan Google Play Store secara langsung. Akan tetapi untuk mempermudah dapat menggunakan beberapa tools yang sering saya gunakan berikut ini.

Appannie, Sensortower, Appbrain

Cara Mencari Keyword Untuk Aplikasi Android

1. Menggunakan Appannie

Appannie menyediakan fitur gratis, dan fitur berbayar. Akan fitur gratis yang ditawarkan pun saya rasa sudah sangat membantu. Untuk dapat menggunakan platform ini kita harus register terlebih dahulu. Hal pertama yang kita lakukan yaitu klik menu sebelah kiri, dan pilih Top Charts.

Dalam halam Top Chart, kita akan dapat memilih app store mana yang akan kita analisis. Karena kita ingin mencari keyword untuk aplikasi Android maka pilih Google Play. Kita dapat memilih aplikasi berdasarkan negara, kategori, dan tipe aplikasi (Free, Paid, Grossing, New Free, dan New Paid).

Kita ambil contoh ingin melihat aplikasi baru apa saya yang sedang ramai di negara Indonesia dengan kategori Health and Fitness. Pilih menu sebagai berikut.

Akan muncul daftar aplikasi yang menduduki kategori tersebut. Kita dapat menemukan beberapa informasi dasar seperti Rating, jumlah rating, tanggal rilis, dan tanggal update. Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam, kita dapat mengunakan sensortower.

2. Menggunakan Sensortower

Untuk menganalisa Google Play di Sensortower silahkan klik disini. Saya ambil contoh aplikasi “Body Workout-Lose Fat&Body Shaping&Burn Calories”.

Di halaman overview kita dapat melihat jumlah review berdasarkan timeline waktu. Review pun dikategorikan menjadi dua yaitu positive review dan negative review.

Kemudian pilih menu Category Rankings untuk mendapatkan informasi perkembangan posisi aplikasi berdasarkan kategori. Kita juga dapat menambahkan negara lain.

Salah satu hal yang saya suka di sini yaitu kita dapat melihat penggunaan bahasa untuk tiap negara. Tentu saja hal ini sangat berpengaruh dalam pencarian. Terdapat satu tools lagi yang sangat membantu dalam menganalisa yaitu appbrain.

Menggunakan Appbrain

Kita lanjutkan analisis menggunakan appbrain. Kita akan mendapatkan banyak keyword saat menggunakan appbrain. Pertama-tama silahkan masuk kunjungi Appbrain.

Masukkan nama aplikasi, dan akan langsung terlihat banyak informasi di sana.

Sangat lengkap bukan?

Hal yang saya suka disini yaitu kita dapat melihat perkembangan jumlah user install.

Terlihat jelas perkembangan user install dari 50.000+ menjadi 100.000+ hanya dalam 5 hari.

Hal lain yang saya suka yaitu kita dapat melihat keyword apa saja yang sering digunakan pada deskripsi. Terdapat pula kata-kata yang sering digunakan di komentar positif dan negatif.

Kita juga dapat mengintip ad network yang digunakan dalam aplikasi tersebut.

Ingin membuat aplikasi serupa? Tenang, karena di Appbrain kita juga dapat melihat library apa saja yang digunakan dalam membangun aplikasi tersebut.

Lakukan cara serupa untuk aplikasi-aplikasi lain. Jangan lupa gunakan keyword serupa untuk nama aplikasi yang kita buat, dan tambahkan multi language sesuai dengan target negara hasil researh. Itulah mengapa kita perlu melakukan research keyword.

Tools Tambahan Untuk Mencari Keyword Turunan

Keyword turunan merupakan keyword lain yang terkait dengan keyword utama. Keyword turunan dibutuhkan untuk ditambahkan di deskripsi aplikasi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat pencarian di play store dan memungkinkan pengguna menemukan aplikasi kita dengan kata kunci lain yang serupa.

Biasanya saya menggunakan keywordtool.io untuk menemukan keyword turunan. Menurut saya sudah lebih dari cukup.

Modul ini akan diupdate sesuai dengan cara riset keyword terbaru. Silahkan cek halaman ini beberapa hari lagi.

Leave a Reply