Admob

Tips ASO Untuk Menaikkan Download Apps di Playstore

Bagi seorang developer mobile, mendapatkan user adalah hal yang sangat penting. Semua effort yang dikeluarkan saat membangun aplikasi mobile akan terbayarkan ketika aplikasi yang dibangun digunakan oleh banyak orang. Untuk itu kita perlu mempublikasikan aplikasi kita di market-market yang telah disediakan. Untuk aplikasi Android dapat dipublikasikan melalui Google Play Store. Sementara untuk iOS melalui Apple App Store.

Setelah aplikasi dipublikasikan, tahap selanjutnya yaitu memikirkan bagaimana calon pengguna dapat menjangkau aplikasi kita. Hal ini dapat kita lakukan dengan 2 metode yaitu berbayar (paid promote) dan gratis (pencarian organik).

Paid promote yang paling bagus menurut saya yaitu Google Ads yang dulu kita kenal dengan Google Adwords. Sebagai contoh dapat dilihat pada gambar di atas, list pertama dan kedua menggunakan paid promote, sedangkan list dibawahnya mengandalkan pencarian organik.

Pemilihan kedua metode tersebut, dapat disesuaikan dengan budget yang tersedia. Saya sendiri biasanya cukup mengandalkan pencarian organik, akan tetapi jika ingin meningkatkan download dengan cepat paid promote adalah pilihan yang tepat.

Mengenal ASO

Paid promote ataupun organic adalah pilihan, akan tetapi ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu ASO. ASO atau App Store Optimization adalah serangkaian proses yang dilakukan agar aplikasi berada diperingkat atas pencarian dan meningkatkan converstion rate install. Jadi sebanyak apapun budget yang dikeluarkan, jika tidak didukung dengan ASO maka converstion rate install akan sedikit. Maka dari itu ASO adalah hal yang harus dipertimbangkan.

Terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi ASO yaitu dari sisi on-metadata dan faktor off-metadata. On-metadata meliputi nama aplikasi, package name, icon, screenshot, dan deskripsi. Sedangkan faktor off-metadata seperti app rating, review, volume install, dan backlink. Untuk itu sebelum mempublikasikan aplikasi ke market, faktor-faktor tersebut harus diperhatikan.

Membuat Nama Developer

Saat kita membuat akun Google Play Developer, kita harus memasukkan nama developer. Pada umumnya nama developer diisi dengan nama perusahaan pengembang aplikasi. Akan tetapi jika kita sebagai solo developer yang tidak terikat dengan nama perusahaan, maka dapat membuat nama developer sesuka hati.

Developer name termasuk dalam faktor on-metadata ASO, yang berpengaruh pada ranking pencarian aplikasi. Untuk itu penentuan nama developer harus dipertikan, yaitu dengan menambahkan keyword pada nama developer tersebut.

Berikut ini contoh pengaruh nama developer terhadap pencarian aplikasi.

Saya mencoba mencari aplikasi youtube untuk anak-anak dengan memasukkan keyword “kidstube”, posisi teratas adalah aplikasi yang sesuai dengan pencarian saya yaitu “youtube kids”. Akan tetapi ada pula aplikasi-aplikasi lain yang masuk ke dalam pencarian yang tidak relevan dengan aplikasi video streaming, hal ini karena pengembang membuat nama developer dengan nama “kidstube” sehingga muncul juga dipencarian.

Menentukan Nama Aplikasi

Nama aplikasi adalah faktor on-metadata yang paling penting karena terkait langsung dengan pencarian dan juga mempengaruhi konversi install.

Tips ASO dalam menentukan nama aplikasi yaitu gunakan nama brand dengan singkat dan tambahkan beberapa keyword di belakang nama brand tersebut. Untuk penyusunannya dapat dibuat sebagai berikut :

  • Brand Name – Keywords
  • Brand name : Keywords
  • Keywords – Brand name
  • Keywords : Brand name

Tambahkan pula multi bahasa untuk target negara yang dibidik, hal ini akan membuat nama aplikasi kita dapat ditemukan dengan berbagai bahasa yang berbeda.

Sebagai contoh aplikasi dengan brand name “Drops”, dapat dilihat dibelakang brand name ditambahkan keyword yang disusun dengan tujuan ketika orang mencari dengan keyword “learn arabic” maka aplikasi tersebut berada diposisi atas. Selain itu saya coba mengganti bahasa menjadi bahasa arab, dan nama aplikasi langsung berubah menjadi arab. Hal ini berarti developer aplikasi tersebut telah menambahkan bahasa lokal untuk target negara arab.

Menambah Keyword Pada Package Name

Package name merupakan nama unik untuk memberikan identitas pada aplikasi. Secara umum package name ditulis dengan format domain.company.application. Sebagai contoh package name yang digunakan facebook yaitu com.facebook.katana.

Untuk mengoptimalkan visibilitas aplikasi, kita dapat menambahkan keyword pada package name tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa ketika aplikasi telah dipublikasikan, package name tidak dapat dirubah,

Membuat Deskripsi Aplikasi

Deskripsi aplikasi merupakan faktor ASO penting lainnya karena berdampak pada ranking pencarian. Mesin pencari Google akan crawling melalui deskripsi aplikasi yang kita buat.

Deskripsi dibuat untuk menggambarkan dan menjelaskan aplikasi yang telah kita buat, maka dari itu deskripsi harus bersifat informatif. Tips ASO pada pembuatan deskripsi yaitu jelaskan aplikasi tersebut secara singkat, kemudian jelaskan fitur yang ada didalamnya. Jangan lupa tambahkan keyword utama dan keyword turunan di dalam deskripsi.

Tambahkan pula format HTML pada deskripsi. Berikut ini daftar kode yang didikung dan dapat kamu gunakan pada pembuatan deskripsi:

  • <a href=”https://jatisulistiyo.com”>Jati</a> Untuk membuat link
  • <font color=”red”>Text</font> Untuk memberi warna pada font
  • <b>Text</b> Untuk memberi efek bold pada text
  • <i>Text</i> Untuk memberi efek italic pada text
  • <u>Text</u> Untuk memberi efek underline pada text
  • <h1>Text</u> Untuk membuat Header 1
  • <h2>Text</u> Untuk membuat Header 2
  • Kita juga dapat menambahkan UTF-8 dan Emoji

Jangan lupa menambahkan multi bahasa untuk negara atau market yang dibidik.

Membuat Icon Dengan CTR Tinggi

Icon merupakan tampilan visual yang dilihat user saat melakukan pencarian. Icon sangat berpengaruh pada CTR (banyaknya klik setelah calon pengguna melihat aplikasi kita dipencarian), dan juga converstion rate install (banyaknya pengguna yang mengunduh aplikasi setelah mengunjungi halaman aplikasi). Icon merupakan elemen yang sangat berpengaruh terhadap keputusan user untuk menginstall aplikasi atau tidak.

Spesifikasi icon untuk pembuatan icon oleh Google :

  • 32-bit PNG (with alpha)
  • Dimensi 512×512
  • Ukuran maksimum 1024KB

Beberapa tips dalam membuat icon aplikasi :

  • Buatlah icon yang menggambarkan aplikasi, jangan gunakan icon yang membingungkan kecuali sudah mempunyai brand
  • Lihat kompetitor lain dengan converstion rate install yang tinggi, kemudian adaptasi icon tersebut meliputi style, warna, tipografi, dll.
  • Usahakan tetap simple, jangan gunakan terlalu banyak elemen
  • Gunakan warna yang mencolok, akan tetapi tetap perhatikan harmonisasi warna

Membuat Screenshot Yang Informatif

Selain icon, screenshot adalah elemen visual lain yang sangat berpengaruh terhadap conversion rate install. Screenshot dibuat untuk memberikan gambaran visual aplikasi sebelum user memutuskan untuk menginstall aplikasi tersebut.

Spesifikasi screenshot oleh Google:

  • JPEG atau 24-bit PNG
  • Dimensi minimun 320px
  • Dimensi maksimum 384px
  • Minimum 2 screenshot

Tips membuat screenshot untuk aplikasi kita:

  • Gunakan mockup untuk menyajikan screenshot aplikasi
  • Tampilkan fitur pada screenshot
  • Tambahkan teks informatif yang menjelaskan fitur
Modul ini akan diupdate sesuai dengan perkembangan dan kebijakan terbaru. Silahkan cek halaman ini beberapa hari lagi.

3 Comments

Leave a Reply