Blogging

Blueprint Cara Membangun Website Hingga Monetisasi

Website merupakan media online yang sangat fleksibel karena dapat diakses melalui platform apapun baik menggunakan smartphone ataupun desktop. Meskipun saat ini pengguna cenderung menggunakan smartphone untuk mencari informasi, website tak memiliki dampak yang serius. Hal ini karena dukungan teknologi yang memungkinkan halaman web menjadi mobile friendly yaitu AMP (Accelerated Mobile Pages).

Selain sebagai media promosi dan penyebaran informasi, website juga dapat menjadi ladang pencari uang yang sangat potensial. Terdapat banyak sekali cara untuk memonitisasi sebuah website. Berikut ini adalah blueprint cara membangun website dari nol hingga tahap monetisasi.

1. Tentukan Jenis Website

Langkah pertama yaitu menentukan jenis website apa yang akan dibangun. Apakah itu blog, company profile, e-commerce, portfolio dll. Tenang saja karena semua jenis blog tersebut dapat dimonetisasi. Jika Anda bingung, website apa yang akan dibuat maka saya merekomendasikan untuk membuat sebuah blog.

Untuk pemilihan niche atau tema blog, mulailah dengan apa yang paling dekat dengan Anda yaitu kesenangan, hobi, traveling, ataupun hal menarik lainnya yang dekat dengan Anda. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menuliskan konten atau artikel yang berkualitas.

2. Memilih Domain

Domain terdiri dari dua elemen yaitu nama domain dan ekstensi. Pilihlah ekstensi (.com, .id, .org) yang sesuai dengan website yang akan dibangun. Untuk memudahkan mencari nama domain dapat menggunakan tools berikut:

Namemesh – Masukkan nama website yang ingin Anda buat misal “car lover”, maka akan ditampilkan domain yang tersedia dalam beberapa tingkatan yaitu common (sering digunakan), similar (kata yang memiliki relasi), SEO (kata dengan kombinasi), hingga premium.

BustaName – Memiliki fitur “word combiner” yang dapat mengkombinasikan kata dan akan menampilkan domain yang tersedia.

Thesarurus – Memperlihatkan kata alternatif yang memiliki makna yang sama untuk dijadikan ide nama domain.

Sinonimkata – Untuk bahasa Indonesia dapat menggunakan sinonim kata untuk mencari kata yang memiliki makna sama.

Usahakan pemilihan domain jangan terlalu panjang, mudah diingat, dan dapat dijadikan sebagai sebuah brand. Setelah memilih domain, Anda harus meregistrasikan domain tersebut ke situs penyedia domain. Biaya yang dibutuhkan untuk membeli domain .com berkisar $9 – $15 per tahunnya. Tak jarang penyedia domain memberikan kupon diskon sehingga Anda dapat mendapatkan harga yang lebih murah. Berikut ini daftar kupon diskon domain yang telah saya kumpulkan.

Perbandingan harga domain .com dari berbagai penyedia domain yang terpercaya.

PenyediaHarga per tahun
Namecheap $10.98
Godaddy$11.99
Internet.bs$8.49
Name.com$13.98
Register.com$5.00

Tips : Anda dapat mendapatkan domain GRATIS ketika membeli web hosting di iPage (baca di bawah).

Kesimpulan dalam memilih domain:

  • Brandable – pilih domain yang memungkinkan untuk dijadikan brand
  • Menarik – nama domain harus mudah diingat
  • Mudah diketik – hindari kata yang ambigu ataupun susunan huruf yang sulit diketik untuk menghindari salah ketik
  • Ringkas – semakin pendek semakin bagus karena akan mudah diingat dan diketik

3. Memilih Web Hosting

Web hosting merupakan tempat dimana file website Anda disimpan dan memberikan akses kepada orang lain untuk mengakses website melalui internet. Penyedia web hosting menyedia fitur unggulan masing-masing yang biasanya dikemas dalam bentuk paket. Penting untuk memilih web hosting yang tepat agar situs Anda dapat diakses dengan cepat dan terhindar dari situs down saat terjadi lonjakan trafik.

Rekomendasi penyedia web hosting

PenyediaHarga per bulan
iPage (FREE DOMAIN) $1.99
Bluehost$3.95
Hostgrator$3.96
JustHost$2.50
Register.com$5.00

Rekomendasi : iPage

iPage dibangun pada tahun 1998 dan telah melayani lebih dari 1 juta klien. Selain itu dengan harga yang terjangkau, Anda juga mendapat DOMAIN GRATIS selama 1 tahun. Untuk kualitas support after sales sangat baik yang siap melayani 24 jam, jadi jika terjadi hal yang tidak diinginkan dapat langsung ditangani. Anda juga akan mendapatkan bonus senilai $500 dalam bentuk kupon.

Untuk mendaftar iPage KLIK DISINI

Setelah mendaftar ke web hosting, Anda akan mendapatkan nameserver yang digunakan untuk menghubungkan dengan domain yang telah dibeli.

4. Pemilihan Platform

Pertimbangan dalam memilih platform yaitu jenis website yang akan dibangun.

Seperti yang Anda lihat, lebih dari 50% website menggunakan WordPress. Selain gratis, WordPress juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan (forum, e-commerce, company profile, portfolio). WordPress juga didukung dengan plugin dan tema yang sangat beragam. Untuk itu saya merekomendasikan untuk menggunakan WordPress sebagai platform website Anda.

5. Memilih Tema

Dukungan tema WordPress sangat banyak dan beragam, bahkan banyak template berkualitas yang dapat Anda dapatkan secara gratis. Untuk memilih tema, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Ringan – Pilihlah tema yang simple dan tidak memiliki terlalu banyak fitur karena akan mempengaruhi kecepatan akses website.
  • Responsive – Pilihlah tema yang sudah mendukung responsive design agar dapat diakses secara optimal baik di smartphone ataupun desktop.
  • User Experience – Perhatikan navigasi website Anda agar visitor dapat mencari informasi yang mereka butuhkan dengan cepat dan nyaman.
  • Fitur – Pastikan tema yang Anda pilih memiliki semua fitur yang dibutuhkan.
  • Unik – Tema yang beda dari yang lain memberikan nilai lebih pada website Anda.

6. Memilih Plugin

Plugin digunakan untuk meningkatkan performa website dan juga dapat digunakan untuk menambah fitur. Berikut ini beberapa plugin dasar yang dapat Anda install saat membangun website.

  • WordPress SEO by Yoast – Plugin ini berfungsi untuk mengoptimalkan website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari.
  • WordPress Super Cache – Bagus untuk meningkatkan kecepatan akses karena ketika visitor membuka untuk kedua kalinya tidak perlu memuat keseluruhan script lagi.
  • Backup Buddy – Jangan lupa untuk selalu membackup website Anda. Gunakan penjadwalan backup dengan plugin ini.
  • Contact Form 7 – Plugin yang digunakan untuk membuat form di halaman kontak.
  • Redirection – Jika visitor mengakses halaman yang tidak ditemukan, maka akan dialihkan menuju halaman lainnya.
  • Broken Link Checker – Untuk mengecek apakah terdapat broken link.
  • WP-Optimize – Untuk membersihkan database agar penympanan lebih efisien.
  • Smush – Untuk mengompres gambar agar lebih ringan.

7. Membuat Halaman Dasar

Berikut ini adalah beberapa halaman penting yang dapat Anda tambahkan agar website Anda terlihat profesional, terlebih jika jenis monetisasi Anda menggunakan periklanan Google Adsense maka halaman ini menjadi wajib untuk ditambahkan.

  • Privacy Policy – Kebijakan privasi adalah pernyataan atau dokumen hukum (dalam undang-undang privasi) yang mengungkapkan cara kita mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, dan mengelola data pelanggan atau klien. Untuk memudahkan dapat menggunakan privacy policy generator.
  • Contact – Halaman ini biasanya berupa form untuk memudahkan visitor menghubungi pemilik website.
  • Terms Of Services – Aturan-aturan yang berlaku saat mengakses website. Anda dapat menggunakan TOS generator untuk memudahkan membuat halaman ini.
  • Antispam Policy – Kebijakan ini memungkinkan visitor tahu jika website tidak terkait dengan spam web apa pun. Gunakan antispam policy template untuk memudahkan.
  • Copyright Notice – Untuk membuat visitor tahu siapa yang memiliki konten di website Anda.
  • FAQ – Bersifat opsional, akan tetapi akan lebih baik jika ditambahkan.
  • About – Halaman yang menjelaskan tentang website Anda.

8. Menyiapkan Konten

Anda mungkin pernah mendengar istilah “content is king”, yang dikonotasikan dengan seberapa bagus website yang dibangun maka semua akan kembali pada konten yang ada di dalamnya. Tujuan dasar visitor mengunjungi sebuah website yaitu untuk mencari informasi, maka dari itu sajikan informasi yang berkualitas dengan baik agar visitor nyaman. Coba lihat dan pelajari website profesional seperti tirto.com. Mereka dalam menyajikan sebuah konten melalui beberapa tahapan dan penyaringan, mulai konten ditulis kemudian diterima editor hingga konten diterbitkan. Informasi yang disajikan pun berdasarkan data dan riset, ditambah dengan gambar infographic yang menarik. Berikut ini beberapa tips dalam membuat konten atau artikel.

  • Buatlah headline yang menarik sehingga visitor ingin membaca konten tersebut
  • Tulislah konten yang berkualitas, yaitu konten yang informatif, menarik, dan mudah dibaca. Jangan tambahkan kata-kata yang tidak diperlukan atau bahkan keluar konteks.
  • Tambahkan gambar yang relevan. Hal ini juga berdampak ketika visitor membagikan ke sosial media karena thumbnail akan terlihat menarik dan relevan.
  • Jika Anda ingin membangun reputasi pribadi, tambahkan foto dan bio disetiap bawah post.

Jika website saya company profile lalu bagaimana? Banyak bisnis yang menggunakan website statis dan tidak pernah mengupdate website mereka setelah diterbitkan. Mungkin mereka mempunyai pelayanan yang sangat bagus, akan tetapi melupakan sesuatu yang sangat penting yaitu blog. Apapun industri yang Anda jalankan, menambahkan blog pada website adalah pertimbangan penting yang harus diperhatikan. Dengan blog yang memiliki konten yang berkualitas dan diupdate secara berkesinambungan, maka akan lebih disukai oleh mesin pencari. Selain itu, klien ataupun calon klien akan membaca tulisan tersebut dan akan melihat bahwa perusahaan Anda memang expert dibidang tersebut.

9. Mempromosikan Website

Setelah website jadi dan terisi dengan konten yang berkualitas, sekarang saatnya untuk mencari trafik atau visitor. Tujuannya adalah mendapatkan trafik yang berkualitas sebanyak mungkin. Semakin berkualitas trafik tersebut, semakin banyak client dan pendapatan yang akan didapatkan. Tergantung dengan website apa yang sedang Anda jalankan, maka berbeda pula bagaimana cara mencari trafik. Akan tetapi berikut beberapa cara dasar untuk mendapatkan trafik ke website Anda.

  • Sosial Media – Gunakan facebook, twitter, dan platform sosial media lainnya untuk membagikan url artikel blog Anda. Bahkan anda dapat beriklan melalui platform tersebut jika diperlukan. Bangun target audien dari pembaca konten website dan jaring kedekatan melalui sosial media.
  • Forum – Reddit, Kaskus, dan berbagai forum lainnya dapat menjadi sumber trafik. Bagikan postingan blog Anda ke forum-forum tersebut. Meskipun trafik mungkin bukan trafik yang berkualitas, akan tetapi masih bagus.
  • Q&A – Daftarkan diri ke platform Q&A seperti Yahoo Answers dan Quora dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang masih terkait dengan website Anda. Jangan spamming, buatlah jawaban yang berkualitas dan tambahkan link website Anda di sela-sela ataupun akhir jawaban.
  • Guest Blogging – Hubungi pemilik website lain dan tawarkan diri Anda untuk menulis di website mereka, dengan imbalan dapat mencantumkan link Anda ditulisan tersebut. Cara ini disebut dengan guest post. Untuk mencari website mana saja yang menerima guest post, Anda bisa mencari di Google dengan keyword “[keyword] guest post”, atau “[keyword] guest post by”. Adapun website-website lain yang membebaskan usernya untuk menulis artikel seperti medium.com.
  • Email List – Jika Anda memiliki daftar email maka dapat menggunakannya untuk membagikan artikel-artikel website ke mereka, dan tentu saja tambahkan link yang mengarah ke website Anda.
  • Blogwalking – Dilakukan dengan cara berselancar diwebsite orang lain dan memberikan komentar di postingan website tersebut dengan mencantumkan link website.
  • Email Signature – Tambahkan alamat blog di tanda tangan email sehingga ketika mengirimkan email ke orang lain mereka akan tau dan kemungkinan besar akan mengkliknya.
  • Infografis – Buatlah infografis dengan informasi yang berkualitas yang terkait dengan niche website. Jangan lupa cantumkan alamat website Anda di infografis tersebut. Bagikan ke sosial media ataupun platform lainnya.
  • SEO (akan dibahas tersendiri)

9. Monetisasi

Tergantung pada niche yang sedang dijalankan, terdapat beberapa cara untuk memulai memonetisasi website. Anda harus menguji dan mempertimbangkan berbagai cara dan melihat mana yang menghasilkan banyak pendapatan. Untuk memulainya dapat melihat website kompetitor dan lihat jenis monetisasi apa yang mereka jalankan. Beberapa cara memonetisasi website.

  • Membership Program – Tawarkan konten yang bernilai lebih baik kepada audiens dengan menawarkan keanggotaan berbayar. Jika konten gratis bernilai tinggi, mereka akan dengan senang hati mendaftar untuk keanggotaan berbayar. Contoh : Medium.com
  • Menjual Produk – Luncurkan produk sendiri, baik dalam bentuk digital maupun fisik.
  • Affiliate – Promosikan produk atau layanan lain dan Anda akan mendapatkan komisi ketika ada orang yang membelinya. Terdapat banyak CPA Network seperti Clickbank, Amazon, dll yang sudah menyediakan platform bagi Anda yang ingin menjualkan produk dengan sistem afiliasi.
  • Google Adsense – Anda akan dibayar ketika seseorang mengklik iklan yang ditayangkan di website tersebut.
  • Menjual Space Iklan – Anda dapat mendapatkan pendapatan lebih dengan cara menjual banner space. Kelebihannya yaitu dapat menentukan harga sewa sendiri, entah per bulan ataupun dengan paket tertentu

Tips

Komparasikan jenis monetisasi yang berbeda seperti menjual space iklan dengan Google Adsense, lihat mana pendapatan yang lebih besar. Buat situs Anda terlihat profesional, jaga tata letak iklan agar visitor tetap nyaman dan dapat menikmati konten.

Leave a Reply